BPTH BURU SUMBER BENIH KE HST

0
42

Disela-sela monev persemaian di Desa Taniran Kubah HSS, Tim BPTH yang dipimpin Noor Rahmansyah, S.Hut, Kasi Produksi dan Peredaran Benih Tanaman Hutan, juga lakukan monev sumber benih ke Desa Hinas Kec. Batang Alai Timur Kab. HST, Kamis (28/02).

Ditemui oleh pemilik sumber benih, Kosim, tim sasar ke tegakan Meranti yang sengaja ditanam pada tahun 2001, 2002 dan 2003 sebanyak masing-masing 500 batang dengan jarak tanam 5 x 5 meter itu. Kosim yang juga pemilik persemaian sekaligus penangkar benih ini, sangat antusias terangkan kondisi tegakan Meranti miliknya, “Di tahun 2018 tegakan ini ada yang mulai berbuah untuk pertama kalinya”, tuturnya.

Kondisi buah masak ini, dimanfaatkan secara maksimal olehnya untuk memproduksi benih dari biji dan anakan meranti. “Dengan luas persemaian ± 1 Ha, kita mampu hasilkan bibit mulai 600.000 bibit sampai 1.000.000 bibit per tahunnya,” terangnya lagi.

Saat ini bibit yang tersedia yaitu jenis meranti putih, Shorea leprosula, bangkirai, agathis, meranti batu, sintuk dan kapur. “Selain produksi jenis-jenis dari Dipterocarpaceae, kita juga produksi rotan jerenang, sengon, jengkol, mahoni dan enau bahkan bambu pun kita ada”, jelas Kosim.

Kosim yang juga anggota Forum Penangkar Benih dan Sumber Benih Prov. Kalsel bentukan BPTH di pertengahan Pebruari kemaren, berharap agar tegakan Meranti miliknya dapat dijadikan sumber benih klasifikasi TBT. “Tentunya kita sangat mengharapkan yah, karena disamping bentuk dukungan kita terhadap Program Revjo yang saat ini gencar-gencarnya, harapannya kita turut serta membantu anggota Forum lainnya untuk kemudahan mendapatkan benih jenis Meranti berkualitas, tentunya dengan harga yang terjangkau”, tandasnya.

Rahman menkonfirmasi, pihaknya sangat mengapresiasi niat dan gagasan Kosim tersebut. “Tentunya juga kita tetap mengarahkan dan asistensi, dengan tetap mengacu pada peraturan perundangan terkait sumber benih itu”, pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here