BPTH KALIMANTAN SELATAN BURU SUMBER BENIH BARU

0
22

Sumber benih merupakan tegakan di dalam atau di luar kawasan hutan yang dikelola guna memproduksi benih berkualitas, dapat ditunjuk dan dibangun sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku tentang sumber benih. Dalam upaya itu, Dishut Prov. Kalsel melalui BPTH lakukan quick tour di 2 tempat berbeda, yang berpotensi dijadikan sumber benih baru, Sabtu (02/02).

Lokasi pertama di areal penanaman PT. Inhutani III Unit Pelaihari pada blok tanam tahun 2015 seluas ± 4 Ha, Desa Kandangan Lama Kec. Panyipatan Kab. Tanah laut, didapati tegakan jenis Eucaliptus. Pengamatan visual terhadap tegakan tersebut yaitu diameter berkisar antara 7 – 12 cm, kesehatan tegakan baik ditandai dengan pertumbuhan tanaman yang normal dan bebas hama penyakit, namun secara umum tegakan masih tergolong muda sehingga belum berbunga dan berbuah. Terhadap aksesibilitas lokasi mudah dijangkau, keamanan bebas dari ancaman kebakaran dan penjarahan kawasan, batas areal jelas serta terkelola baik dengan indikator manajemen pemeliharaan dan pengorganisasian. Tegakan berasal dari Sumber Benih Blok Sebuhur yang sudah tidak berproduksi lagi.Lokasi kedua di areal Hutan Hak milik perorangan An. Setyono, Desa Sungai Cuka Kec. Satui Kab. Tanah Bumbu, didapati tegakan jenis Jabon dan Sengon seluas ± 13 Ha, dengan jarak tanam 4 x 4 m. Pengamatan visual terhadap pertumbuhan tegakan normal, kesehatan bebas hama penyakit, pernah berbunga dan berbuah, aksesibilitas lokasi mudah dijangkau, keamanan bebas dari kebakaran dan penjarahan, batas areal jelas serta pengelolaan areal cukup terkelola oleh pemilik. Khusus terhadap tegakan jenis Jabon tahun tanam 2013 seluas 1,5 Ha dengan diameter antara 30 – 43 cm, berpotensi dikonversi menjadi sumber benih.

Saat dikonfirmasi kepada masing-masing pemilik 2 tempat tersebut, pada prinsipnya mereka bersedia dijadikan sebagai areal sumber benih baru dengan klasifikasi TBT, tentunya dengan syarat ketentuan berlaku dan bilamana umur tegakan sudah mencukupi ditandai dengan fase produksi buah matang.Alasan pemilihan sumber benih tegakan jenis Eucalytus dan Jabon, selain atas atensi masyarakat juga berdasarkan arahan Kadishut saat diskusi temu usaha dengan stakeholder industri kayu skala besar, bahwa kedepannya harga jual Jabon lebih bersaing, mudah pemeliharaan dan alasan efesiensi biaya serta peran Jabon sebagai pengganti Meranti yang sudah relatif sulit untuk mendapatkannya. (Eko Nur Hardanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here