Direksi Baramarta Kunjungi Persemaian Permanen dan MH2T

0
986

BANJARBARU – Geliat Persemaian Permanen BPTH (Balai Perbenihan Tanaman Hutan), dalam mendukung Gerakan Revolusi Hijau rupanya menggelitik jajaran Direksi PD Baramarta, sebuah perusahaan atau Badan Umum Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Banjar. Selasa (25/6), ketua dewan pengawas perusahaan daerah ini, Nasrunsyah melalui komentarnya di facebook BPTH, menyatakan berkeinginan untuk berkunjung ke persemaian permanen di kawasan Perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Jalan Abdi Praja Banjarbaru.

Gayung bersambut, Kepala BPTH, Ainun Jariah mengapresiasi keinginan itu dengan mempersiapkan kunjungan di hari Kamis (27/6).

Nasrunsyah yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, datang dengan mengajak Direktur dan Sekretaris PD Baramarta, yang juga Pemimpin Redaksi Kalimantan Post.

Didampingi Ainun dan staf, Nasrun sapaannya, berkeliling melihat sarana dan prasarana persemaian, bibit-bibit yang diproduksi dan rangkaian kegiatan pemeliharaan rutin yang dilakukan oleh pekerja di persemaian.

Ainun menjelaskan bahwa persemaiannya dibuat untuk memenuhi kebutuhan bibit se-Kalsel, terutama mendukung gerakan Revjo Kalsel.

“Selain itu, distribusi bibit juga dilakukan untuk memenuhi berbagai kegiatan lain. Seperti ASN menanam, untuk kebutuhan Kelompok Tani Hutan (KTH) menanam di tiap-tiap Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), penghijauan lingkungan ataupun berbagai even kegiatan menanam lain,” tuturnya.

Dikatakan Nasrun, ia terkesan dengan keseriusan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq dalam menyiapkan fundamental dasar kegiatan rehabilitasi hutan, berupa bibit tanaman di persemaian ini. Karenanya, ia juga memberikan suntikan semangat dengan membagi pengalamannya sebagai sesama rimbawan.

Di akhir kunjungan, Nasrun dan rombongan berkesempatan melihat langsung areal Miniatur Hutan Hujan Tropika (MH2T).

“Tanaman endemik, khususnya lokal Kalimantan di MH2T agar diperbanyak. Selain fungsi kelestarian, nantinya tegakan pohon dapat dijadikan sumber benih,” sarannya.

Ditambahkan, agar pihak pengelola MH2T melakukan penjajakan kerja sama dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cahaya Kencana di Kecamatan Padang Panjang Kabupaten Banjar.

“Kerja sama ini terkait penyediaan kompos dengan harga murah untuk pemeliharaan tanaman MH2T,” ujarnya.

Sebagai buah tangan, ia juga dibekali bibit tanaman jenis durian, kemiri dan jengkol.

“Terima kasih atas sambutannya di sini, ke-15 bibit ini akan kami bagikan ke setiap masyarakat yang ditemui, baik itu di warung atau dimanapun. Karena selepas dari kunjungan ini, kami akan memantau kegiatan rehabilitasi daerah aliran sungai (rehab DAS) yang dilakukan PD Baramarta di Kecamatan Sungai Pinang,” tutupnya. (alfi/bpth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here