DIREKTUR PTH : MH2T CONTOH HUTAN KOTA TERBAIK DAN TERENCANA

0
47

Banjarbaru, Jurnalborneo.com – Disela-sela Penandatanganan Kontrak Kegiatan Fisik RHL Tahun 2019 dan Sosialisasi Kegiatan RHL Tahun 2019 di Hotel Q Grand Dafam Syariah Banjarbaru, rombongan Direktorat PDAS-HL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dipimpin Direktur Perbenihan Tanaman Hutan, Mintardjo, berkesempatan sambangi Miniatur Hutan Hujan Tropika di kawasan Perkantoran Setda Prov. Kalsel, Selasa (19/03).

Rombongan yang didampingi Kepala Dinas Kehutanan Prov. Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Kepala BPDAS-HL Barito, Zainal Arifin, Kepala BPTH, Ainun Jariah dan Kepala Bidang PDAS-HL Dishut Prov. Kalsel, Fathimatuzahra, jajaki MH2T untuk melihat kondisi terkini pengaplikasian hutan kota yang menjadi andalan BPTH Dishut Prov. Kalsel ini.Beberapa kesan positif terhadap MH2T, seperti disampaikan Mintardjo, Dir. PTH yang tidak asing dengan Kalimantan karena pernah bertugas sebagai Kepala BPDAS-HL Kahayan Kalteng ini, adalah pujian sebagai salah satu bentuk hutan kota terbaik di Indonesia. Diakuinya, MH2T dari sisi teknis sudah terencana dengan sangat baik.

“MH2T tinggal menambah variasi jenis Dipterocarpaceae komersial seperti tengkawang, yaitu Shorea stenoptera (tengkawang tungkul) dan Shorea pinanga, karena potensi keberhasilannya sangat besar,” ujarnya. Secara khusus, ia juga memuji Kadishut Prov. Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, atas kinerja dan totalitasnya dalam membangun rehabilitasi hutan di daerah ini. “Saya sangat mendukung Pemprov. Kalsel khususnya Dinas Kehutanan dalam membangun hutan melalui gerakan revolusi hijau-nya,” kata Mintardjo.

Ia juga berpesan untuk asal benih sengon wamena, disarankan dari benih yang berasal dari sumber benih di daerah Lumajang, Jawa Timur karena benih dari Lumajang tersebut terbukti toleran (sudah tahan.red) terhadap penyakit karat puru atau karat tumor. “Kedepannya, diharapkan areal MH2T dapat menjadi destinasi wisata edukatif yang mampu menghasilkan profit, bahkan tegakannya dapat dijadikan tegakan terseleksi sebagai sumber benih unggul,” tambahnya lagi.

Kesempatan ini juga, didampingi Hanif Faisol, Mintardjo berkenan menanam jenis meranti, salah satu jenis tanaman endemik Kalsel yang menjadi ikon MH2T selain tanaman ulin, di Blok Meranti MH2T.Sementara, Hanif Faisol mengaku keberhasilan ini tidak didapat dengan sekejap mata. “Hal ini ditunjang dengan pemberian pupuk dasar organik, pupuk anorganik maupun pupuk cair (kotoran hewan kencing sapi.red), secara berkala dan intensif”, jelasnya.

Ditambahkan Hanif, Dishut Prov. Kalsel saat ini gencar lakukan sengonisasi untuk penuhi kebutuhan bahan baku industri. “Sebagai implementasi PermenLHK No. P.49/MenLHK/Setjen/Kum.1/9/2017, kemaren telah dirintis kerjasama pemanfaatan hutan antara KPH dengan IUIPHHK, serta pemberdayaan masyarakat melalui perhutanan sosial untuk mendukung gerakan revolusi hijau”, paparnya.

Disisi lain, Hanif Faisol berharap kunjungan dan arahan Direktur PTH ini menjadi suntikan moril dan penyemangat para Kru BPTH dalam membangun MH2T. “Kami sadari banyak hal yang harus dibenahi lagi, agar keberhasilan pengembangan MH2T dapat dirasakan oleh masyarakat banyak,” tandasnya. (timmedia/dishutprovkalsel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here