Orang terkadang dengan mudah  menyimpulkan,  banjir dan tanah longsor disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi. Tetapi, tak melihat kondisi sebenarnya yang membuat air dengan mudah menjadi bah. Keadaan yang menjadi pemicu tanah bergerak, hingga ambles dan longsor.

Bencana-bencana alam itu, bahkan nyaris muncul setiap tahun. Bisa terjadi di mana saja. Di kawasan dataran tinggi, sedang, maupun rendah.

Hujan intensitas tinggi dan berlangsung lama, hanyalah salah satu penyebab. Masih ada akar masalah krusial lain yang membuat air hujan tak tertampung, hingga meluapkan debitnya. Banjir.

Hujan yang tumpah dari awan, menggerus permukaan tanah terbuka dan tak ada pengikat di lereng-lereng bukit, mengakibatkan longsor.

Jika diamati dengan saksama, salah satu pangkal masalahnya adalah berubahnya ekosistem  daerah aliran sungai (DAS). Khususnya di kawasan hulu.

Hutan sebagai cachtment area (resapan air) di kawasan-kawasan DAS berkurang atau rusak. Sehingga fungsinya sebagai penyeimbang ekologi menurun.

Hujan yang sebelumnya ditahan perisai kanopi (tajuk pohon), langsung turun ke permukaan tanah. Akar yang sedianya sebagai pengikat tanah menjadi rapuh. Terkikis air bersama lumpurnya. Mengakibatkan pendangkalan di sungai.

Saat sungai menerima curahan dan limpahan air berlebih, tanpa ada penahan,  kapasitasnya tak tertampung. Ia akan mengalirkannya ke daerah hilir. Ke daerah yang lebih rendah.

Karena itu, untuk mengurangi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, tak ada cara lain yang paling efektif. Pulihkan ekosistem dan ekologi kawasan hutan dan DAS.

Dalam konteks ini, Revolusi Hijau (Revjo) yang digagas Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, menjadi relevan dan harus didukung. Inti program ini adalah menanam, menanam, dan terus menanam. Rehabilitasi DAS-DAS di Banua yang kritis dan rusak.

Mungkin, dampaknya tak bisa dirasakan sekarang. Tetapi, setidaknya kita telah meninggalkan warisan lingkungan yang layak bagi para generasi penerus, kelak. Ayo menanam.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here