IKLH KALSEL NAIK PERINGKAT

0
29

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan indeks kinerja pengelolaan lingkungan hidup secara nasional dan menjadi acuan bersama bagi semua pihak dalam mengukur kinerja perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Penghitungan IKLH terdiri dari tiga komponen yaitu: Indeks Kualitas Air (IKA); Indeks Kualitas Udara (IKU); dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL).

IKLH Kalsel berada kondisi memprihatinkan, karena pada tahun 2016 kalsel berada diurutan 26 dari 33 provinsi di Indonesia. Semangat Revolusi Hijau menjadi pemicu, sehingga seluruh stake holder terkait secar bersama-sama, serentak, massive dan terstruktur untuk mengurangi 640 ribu hektar lahan kritis yang ada di Kalsel. Akhirnya pada tahun 2017 mengalami peningkatan sebesar 10,31 persen dari sebelumnya hanya sebesar 59,07 persen menjadi 69,38 persen, dimana Kalsel sekarang beranjak dari urutan 26 ke urutan 19 secara nasional. Luas lahan kritis juga mengalami pengurangan dari 640 ribu hektar menjadi hanya seluas 511 ribu hektar.

Program revolusi hijau yang digalakkan sejak tiga tahun terakhir telah membuahkan hasil menggembirakan. Keberhasilan program Revolusi Hijau mengurangi luasan lahan kritis di wilayah tersebut ikut membantu pencapaian peningkatan IKLH Kalsel.

Dinas Kehutanan tiada hentinya berupaya menyukseskan gerakan tersebut. Tercatat selama pada tahun 2017 penanaman yang dilaksanakan hanya 16 ribu hektar dan pada tahun 2018 telah dilaksanakan penanaman dengan total 29 ribu hektar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here