BANJARBARU – Sukses pada perhelatan Lomba Wanalestari tingkat nasional 2017 dan 2018, di tahun  2019 ini, insan kehutanan Kalimantan Selatan Kembali mengharumkan nama Banua.

Dari enam nominasi lomba yang diikuti, belum lama tadi, semua meraih penghargaan.  HKM Ingin Maju dari KPH Kayu Tangi menyabet gelar juara 1, Mapala Sylva Fakultas Kehutanan ULM (pencinta alam) memperoleh juara 2, LPHD Haratai (hutan desa) juara 3, Rahmadi (penyuluh kehutanan swadaya masyarakat) menerima juara 3, Misnariah (penyuluh kehutanan ASN) juara harapan dua, dan KTH MPG Suka Maju juara harapan dua.

Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan  bahwa penghargaan Wanalestari bukan merupakan tujuan dari kegiatan yang selama ini dilakukan.  “Namun standar dan kualitas yang sudah dibuat dalam penilaian harus menjadi patokan dalam setiap insan penyuluh kehutanan di Kalsel,” katanya.

Lomba Wanalestari sendiri adalah   salah satu metode penyuluhan yang dilaksanakan untuk menetapkan perorangan, kelompok atau aparatur pemerintah. Yang berprestasi dalam memberdayakan dan mengubah perilaku masyarakat dalam pembangunan bidang lingkungan hidup dan kehutanan. Dan  melalui mekanisme penilaian tertentu. (syarif/dishut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here