KEANEKARAGAMAN ANGGREK SPESIES DI  TABALONG

0
59

Kabupaten Tabalong merupakan Kabupaten yang terdapat di bagian utara Provinsi Kalimantan Selatan  yang  berbatasan langsung dengan dua Provinsi yaitu Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Tengah yang dibentangi oleh Pegunungan Meratus dan merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.

Hutan yang ada merupakan hutan Tropis dan mempunyai habitat yang spesifik, dimana banyak tanaman yang tumbuh dan berkembang baik di hutan yang tumbuh alami yang beranekaragam tumbuhan, salah satunya adalah tumbuhan anggrek yang merupakan kekayaan alam hayati yang mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi dan perlu dilestarikan karena banyaknya penebang liar yang membuat habitat anggrek menjadi rusak, diharapkan dari sekarang tanaman yang ikut roboh dipohon perlu diselamatkan dengan cara mengumpulkan spesies yang ada untuk dipelihara dan dibudidayakan.

Dewasa ini mulai banyak para pencinta anggrek mulai melakukan pemeliharan tanaman anggrek baik dengan mengambil langsung dari alam yaitu dengan memungut dipohon yang roboh ataupun membeli dari pengumpul.Berdasarkan informasi dari penggemar anggrek,spesies anggrek yang sudah terdata sampai saat ini kurang lebih 600 spesies, yaitu dari berbagai spesies seperti : Phalaenopsis sp,Vanda sp,Dendrobium sp,Bulbophillum sp,Paphyopedillum sp, Macodes sp, Cymbidium sp dll.Dari satu spesies bisa terdiri dari 100 jenis lebih.

Beberapa spesies anggrek yang ada antara lain :

  • Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis)
  • Panda Diary (Vanda sp)
  • Dendrobium (Dendrobium sp)
  • Anggrek bulumata (Bulbophillum sp)
  • Anggrek bulan Totol (Charno Cerphie)
  • Anggrek Bulan kecil bunga ungu (Phalaenopsis modesta)
  • Anggrek hitam (Coelogyne pandurata)
  • Anggrek kantong semar (Paphyopedillum sp)

Dari sekian banyak spesies anggrek untuk menjaga kelestariannya dari kepunahan perlu diadakan penangkaran untuk jenis yang dilindungi, seperti anggrek Kantong Semar (Paphiopedyllum  lowii)  dan Kantong Semar (paphiophydellum supardii) yang merupakan endemik di Tabalong. Sedangkan yang termasuk spesies langka seperti species Anggrek Bulu Mata (Bulbophyllum cercantum), Anggrek Bulan (Phalaenopsis jaya murni, Phalaenopsis martai), Dendrobium (Dendrobium cymboglossum), Renantera breveflora dll.

           

Adanya jenis-jenis yang mulai langka dan perlu tempat penangkaran khusus, diusahakan supaya ada pelatihan bagi pencinta anggrek di Tabalong agar dalam melakukan penangkaran dapat dilakukan dengan baik, diharapkan adanya dukungan dari berbagai pihak baik dari pemerintah maupun perusahaan yang ada di daerah. (Misnariah,S.ST)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here