KPH HULU SUNGAI TURUNKAN TIM MONEV RHL

0
44

KANDANGAN – Gerakan Revolusi Hijau yang familiar dikenal dengan sebutan Revjo terus dipantau oleh Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Hulu Sungai, Rudiono Herlambang. Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Kelompok Tani Hutan (KTH) di dalam kawasan hutan produksi adalah salah satunya. Program Dishutprov Kalsel seluas 200 hektare ini dilaksankan 8 KTH. Masing-masing mengerjakan 25 hektare.

Agar kegiatan berjalan sesuai tancangan teknis yang ditetapkan, Selasa (18/6) lalu, Rudiono menurunkan 4 tim monitoring dan evaluasi pada 3 kabupaten yang menjadi wilayah kerja KPH Hulu Sungai. Yaitu Tapin, Hulu Sungai Selatan dan Hulu Sungai Tengah. Tim bergerak memeriksa hasil penanaman sesuai dengan list progres kegiatan yang diberikan.

“Kegiatan ini harus dicek dengan benar, sampai sejauh mana progres tiap KTH. Ketua kelompok juga harus mengetahui dan memiliki catatan penyerahan herbisida, pupuk dan bibit yang dibagikan sesuai dengan luas lahannya. Ingatkan ketua kelompok untuk segera menyulam tanaman yang mati, karena bibit barunya sudah dikirim ke kelompok,” pesannya.

Dari hasil pemeriksaan, nampak pengerjaan kegiatan rata – rata mencapai 90 persen. Bahkan untuk Desa Hatungun Kabupaten Tapin penanaman mencapai 100 perse , meski harus ada penyulaman untuk tanaman yang mati.

Kelompok tani yang luasan pengerjaannya belum mencukupi 25 hektare tetap bersemangat menyelesaikannya. “Di kelompok kami, sisa 1 ha yang belum dikerjakan. Ini kami kerjakan terus, mumpung hujan masih turun,” tutur Syarkawi, Ketua KTH Wana Bakti Desa Panggungan.

Sebagian kelompok memang masih pada tahap pembukaan lahan, namun pengerjaan terus dikejar.

Setiap kelompok tani sudah menerima bibit untuk penanaman sebanyak 27.775 batang, bahkan ada yang sampai 30.000 batang. Namun sebagian bibit stres, batang patah dan mati, karena proses pengiriman. Juga ada bibit yang mati di lapangan karena terserang hama. Oleh karenanya, sudah dikirim bibit baru untuk menyulam bibit – bibit yang mati tersebut.(risna/kphhulusungai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here