KANDANGAN – Guna mendukung program Revolusi Hijau dengan mengurangi lahan kritis dan areal terbuka, KPH Hulu Sungai menurunkan beberapa tim untuk mencari calon lokasi kegiatan RHL tahun 2020, khususnya di HSS dan HST.

Belum lama tadi, salah satu tim turun ke lapangan. Tujuan utamanya adalah areal eks kebun sawit milik warga di Desa Halunuk Kecamatan Loksado. Kebun seluas kurang lebih 5 hektare tersebut memang masuk dalam kawasan hutan produksi.

“Tujuan kami ke sini untuk mendata calon lokasi kegiatan RHL tahun 2020 dan kami melihat di sini lokasi yang tepat untuk ditanami dengon,” ujar Rudy Hartoni, KRPH Amandit yang memimpin tim.

Ifansyah, Sekretaris KTH Wana Sejahtera yang mendampingi tim mengungkapkan bahwa ada sekitar 100 hektare lahan warga yang terbuka. Baik karena baru dibuka untuk ladang maupun lahan semak belukar.

“Ini kegiatan yang cocok untuk kami. Ada beberapa anggota yang kebun sawitnya sudah ditebang dan memang akan ditanami sengon. Begitu pun anggota yang lain, setelah perladangan selesai akan ditanami dengon,” ungkap Ifan menjelaskan.

Antusias kelompok terhadap tanaman sengon memang besar. Terbukti, beberapa kali mereka mengambil bibit di Persemaian Taniran untuk ditanam secara swadaya di lahan mereka. (risna/kphhulusungai)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here