MENDORONG KEMANDIRIAN EKONOMI MASYARAKAT TINGKAT TAPAK MELALUI WORKSHOP TEMU USAHA PERHUTANAN SOSIAL

0
503

Mengacu kepada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.83 Tahun 2016 tentang Perhutanan Sosial, program Perhutanan Sosial  merupakan sebuah skema kolaboratif dalam pengelolaan kawasan hutan guna mengatasi ketimpangan ekonomi dengan semangat keberpihakan kepada masyarakat.

“Dengan memaksimalkan aspek lahan, kesempatan usaha dan sumber daya manusia dalam skema perhutanan sosial diharapkan pada akhirnya dapat menunjang kebutuhan masyarakat secara ekonomi namun tetap menjunjung asas kelestarian hutan”. Hal tersebut disampaikan Kadishut DR. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut, MP dalam sambutannya pada saat acara Workshop Temu Usaha Perhutanan Sosial Wilayah Kalimantan Tahun 2018 (27/12).

Acara yang diinisiasi oleh Balai Perhutanan Sosial dan  Kemitraan Lingkungan Wilayah Kalimantan tersebut dilaksanakan di Ballroom Hotel Novotel Banjarbaru, 27 – 29 Desember 2018 dengan mengusung tema “Membangun sinergi para pihak dalam pengembangan usaha perhutanan sosial di Wilayah Kalimantan”.

Disela acara juga dilaksanakan penandatanganan MoU Kerjasama Kemitraan Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial antara KPH ligkup Prov Kalsel dengan PT.Kharisma Nobelindo Sejahtera dan PT.HRL Internasioal. Kedua perusahaan ini akan melakukan survey  potensi perhutanan sosial yang ada di Kalimantan Selatan untuk pengembangan produk perhutanan sosial.

Tanda Tangan – Kepala KPH menandatangani MoU

Harapan besar melalui kegiatan ini, kita secara bersama-sama menyatukan visi dan misi dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi masyarakat ditingkat tapak dan menjadi wadah untuk kita semua berdiskusi/ berkoordinasi guna mengidentifikasi permasalahan-permasalahan, hambatan maupun solusi bahkan peluang pengembangan usaha bidang perhutanan sosial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here