Konsep Revolusi Hijau Diadopsi Untuk Dikembangkan Pada Skala Nasional

BANJARBARU – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar dan rombongan melakukan kunjungan kerja ke Miniatur Hutan Hujan Tropika (MH2T) kawasan perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Jalan Abdi Praja Banjarbaru, Selasa (30/7). Kunjungan ini terkait dengan penyerahan tanaman Hutan Kota  dari Kementerian LHK kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Siti Nurbaya mengapresiasi Gubernur Kalimantan Selatan dan jajarannya yang telah bekerja sama dengan Kementerian LHK dalam pembangunan hutan kota, serta telah banyak melakukan inovasi dalam pengelolaan hutan dan lingkungan hidup.

Siti Nurbaya secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih atas berjalannya Gerakan Revolusi Hijau Kalsel. Bahkan dikatakannya, konsep gerakan ini diadopsi dan kini digodok untuk dikembangkan skala nasional.

“Kerja sama pembangunan hutan kota di kompleks perkantoran Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan  dengan konsep miniatur hutan hujan Indonesia mudah-mudahan akan menjadi contoh bagi pengelolaan hutan kota di Indonesia,” tuturnya.

Ditambahkan, setiap pemerintah daerah telah diamanatkan membangun dan menetapkan hutan kota, paling sedikit 10 persen dari wilayah dan atau disesuaikan dengan kondisi setempat. 

Tak lupa, ia perintahkan jajarannya melalui Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Agus Justianto untuk mengawal MH2T ini sampai ‘jadi’. Pendampingan ini terkait pengembangan dan inovasi-inovasi yang akan ditempuh ke depannya.

Terakhir, didampingi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Siti Nurbaya melakukan penanaman jenis meranti merah (Shorea leprosula) di Blok III MH2T. (ria/bpth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here