MINIATUR HUTAN HUJAN TROPIKA DITANAMI BAMBU

0
2

Revolusi Hijau bukan hanya sebuah Program adalan pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan akan tetapi menjadi aksi kongkrit bagi kami untuk menghijaukan kembali Kalimantan Selatan. Berlokasi di areal Miniatur Hutan Hujan Tropika (MH2T) lingkungan perkantoran Pemprov. Kalimantan Selatan, Dinas Kehutanan bersama jajaran Pemprov. Kalsel dan perwakilan Neste Coorporation melaksanakan penanaman bambu dan beberapa jenis meranti (11/01).

Gubernur Kalimantan Selatan bapak H. Sahbirin Noor dalam sambutannya menyampaikan, melalui program revolusi hijau yang sudah dijalankan dari tiga tahun terakhir IKLH Kalsel pada tahun 2017 mengalami peningkatan, yang dulunya berada pada urutan 26 sekarang beranjak ke urutan 19 secara nasional. Luasan lahan kritis juga mengalami pengurangan dari 640 ribu hektar menjadi hanya seluas 511 ribu hektar, ucap beliau.

Kadishut DR. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut, MP saat diwawancara oleh awak media menyampaikan bahwa tanaman bambu dipilih karena tanaman bambu cukup mampu mencegah erosi dan tanaman meranti untuk memperkaya jenis tegakan di MH2T. Beliau juga menambahkan pada tahun 2018 kemarin kita (Dishut.red) mampu melaksanakan penanaman diangka 29 ribu hektar, dan pada ini Dishut kembali menargetkan penanaman seluas 32 ribu hektar.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pelajaran dan edukasi yang positif bagi masyarakat, bahwa pentingnya manfaat menanam pohon, serta dapat memanfaatkan lahan tidur untuk mengurangi lahan kritis di Kalimantan Selatan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here