PERHUTANAN SOSIAL, TINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT SETEMPAT

0
97

Perhutanan Sosial merupakan sistem pengelolaan lestari yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat sebagai pelaku utama untuk meningkatkan kesejahteraan dengan skema Huta Desa, Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat, Hutan Adat dan Kemitraan Kehutanan.

Persentase Peningkatan Akses Kelola Masyarakat di Dalam Kawasan Hutan sebesar 1,76 %, angka 1,76 % ini ditetapkan dengan pertimbangan ada 373 desa dalam kawasan hutan yang perlu dilibatkan untuk peningkatan kesejahteraan. Dengan jumlah kurang lebih 200 KK per desa serta jumlah akses kelola minimal 4 Ha per KK maka diperlukan akses kelola kawasan hutan seluas 298.400 Ha yang akan diselesaikan dalam waktu lima tahun, sehingga per tahunnya 59.680 Ha atau sebesar 3,35 % dan akan dimulai pada Tahun 2018.

Tahun 2017 kawasan hutan yang telah dikelola masyarakat seluas 28.446,52 ha  atau sekitar 1,60 % dari jumlah luas  kawasan hutan sebagai pembanding sehingga perlu peningkatan sebesar 1,76 % atau seluas 31.233,48 Ha untuk mencapai angka 3,35% agar target 59.680 Ha terpenuhi.

Sampai dengan akhir Tahun 2018 telah diberikan akses kelola kepada masyarakat seluas 51.320,07 Ha atau sebesar 2,88%, sehingga realisasi dibanding target mencapai 163,64 %.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here