POTENSI HASIL HUTAN BUKAN KAYU (HHBK) KAYU MANIS DI WISATA HUTAN DESA HARATAI

0
17

Desa Haratai merupakan salah satu desa di Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang mempunyai  luas keseluruhan 3786 Ha dengan izin pengelolaan Hutan Desa ( HPHD ) seluas ±762 Ha. Desa Haratai berjarak ± 40 km dari ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan waktu tempuh ± 1,5 jam menggunakan transportasi darat

Terdapat banyak sekali potensi  yang tersedia di Hutan Desa Haratai di antaranya adalah potensi  HHBK Kayu Manis. Hampir di setiap penduduk Desa Haratai mempunyai  tanaman Kayu Manis yang di tanam di lahan kebun mereka. Dan dengan hasil penjualan kulit kayu manis inilah mata pencaharian utama masyarakat Desa Haratai di samping menyadap karet dan bercocok tanam. Harga kulit Kayu Manis yang sudah dikeringkan sangatlah fantastis, bisa mencapai Rp 48.000/kg sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat setempat.

Menurut manfaatnya Kayu Manis ( Cinnamomun burmanii ) dapat di gunakan sebagai rempah-rempah bumbu masakan. Kayu Manis secara tradisional juga dapat digunakan sebagai suplemen untuk berbagai penyakit seperti nyeri sendi, keseleo, perut kembung dan lain-lain.

Dalam proses pemanenan Kayu Manis, teknik yang digunakan masyarakat dengan cara tebang habis.  Teknik ini tidak dianjurkan untuk pemanenan Kayu Manis yang berada dalam kawasan Hutan Lindung.  Dukungan dan partisifasi dari Instansi  Pemerintah maupun pihak terkait sangat diperlukan untuk mengadakan pelatihan dan demontrasi teknik pemanenan serta pengolahan turunan Kayu Manis sehingga mampu memberikan hasil yang maksimal kepada masyarakat. Peningkatan minat masyarakat dalam membudidayakan Kayu Manis juga perlu diapresiasi.  Hal ini mampu menjamin kuantitas dan kualitas Kayu Manis Kec. Loksado yang sudah dikenal umum.  Juga mampu menjamin keberlangsungan keberadaan tegakan Kayu Manis di Hutan Desa Haratai. (YahdiFakhriani, A.Md)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here