Pusat Pemasaran Hasil Hutan (PPHH) Provinsi Kalimantan Selatan merupakan tempat berkumpulnya produk Hasil Hutan Kayu, Bukan Kayu dan Jasa Lingkungan yang berasal dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) se-Kalimantan Selatan dan Taman Hutan Raya Sultan Adam,  serta dari industri pengolahan hasil hutan.

PPHH terbentuk dilatarbelakangi pemberlakuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Dua aturan tersebut memiliki implikasi cukup signifikan dalam pelaksanaan sebagian pengurusan kehutanan di provinsi.  PPHH sendiri disahkan pada bulan Oktober 2018 oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, S.Sos, M.H.

PPHH yang beralamat di Jalan Gatot Subroto No 7 Banjarmasin menyediakan contoh aneka produk yang berasal dari hutan Kalimatan Selatan. Seperti  Madu Manis, Madu Pahit, Madu Kelulut, Kayu Manis dan turunannya, Beras Merah/Hitam, Kopi Pasak Bumi, Gula Aren, Minyak Kemiri, dan lain-lain. Selain itu juga menggambarkan Jasa Lingkungan/ Ekowisata yang unggul di Banua.  Di PPHH, juga dapat melihat contoh aneka Hasil Hutan Kayu.

Produk-produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) tersebut berasal dari kelompok Tani Hutan (KTH) yang difasilitasi pemasarannya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di dalam dan sekitar kawasan hutan. KTH tersebut dibina oleh masing-masing Kesatuan Pengolahan Hutan (KPH). Diantarannya KPH Kayu Tangi, KPH Tabalong, KPH Hulu Sungai, KPH Balangan, KPH Tanah Laut, KPH Kusan, KPH Cantung, KPH Pulau Laut Sebuku dan Tahura Sultan Adam.

KPH-KPH tersebut mempunyai tugas melaksanakan kegiatan operasional teknis, yaitu melakukan pemasaran hasil hutan, melakukan promosi hasil hutan, melakukan distribusi dan fasilitasi pemasaran hasil hutan terhadap UPTD yang ada di lingkup Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan pemegang izin, melakukan pelayanan informasi dan pengembangan pengolahan, pemasaran hasil hutan,  serta optimalisasi, diversifikasi dan nilai tambah produk hasil hutan, melakukan quality control terhadap standar mutu produk hasil hutan, dan melakukan fungsi penyebarluasan informasi produk hasil hutan.

Sebagai gambaran, di dalam PPHH terdapat beberapa ruangan yang bisa diakses para pengunjung,  antara lain;

  1. Gallery Room ( Ruang Galeri)

Di sini pengunjung dapat melihat berbagai display hasil hutan bukan kayu dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan. Seperti madu manis, madu pahit, madu kelulut, kayumanis dan berbagai macam turunannya, produk turunan dari aren, kopi, pasak bumi, dan lain-lain. Berbagai macam kerajinan khas Banua juga ada.  Diantarannya sasirangan, berbagai macam kerajinan dari purun, kerajianan dari bambu, dan kerajinan dari lampit.

  1. Meratus Mart (Mini Market)

Sama halnya dengan ruang galeri, bedanya di Meratus Mart menjual berbagai macam produk yang dipamerkan di gallery room.

  1. Jasa Lingkungan

Jasa lingkungan adalah produk sumber daya alam hayati dan ekosistemnya,  yang berupa manfaat langsung (tangible) dan/atau manfaat tidak langsung (intangible). Di dalam ruang jasa lingkungan pengunjung dapat melihat berbagai macam tempat wisata dalam bentuk gambar,  sehingga dapat menjadi destinasi tempat wisata. Dengan mengunjungi ruang jasa lingkungan diharapkan pengunjung dapat membayangkan tentang ekowisata yang hendak dituju. Di sana juga dapat melihat contoh Hasil Hutan Bukan Kayu dan contoh Arang.

  1. Media Informasi

Di ruang Media Informasi merupakan sarana yang digunakan untk memberikan informasi mengenai kegiatan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan dan hasil hutannya.  Melalui media, informasi yang akan disampaikan akan lebih efektif dan lebih cepat.

  1. Meeting room (Ruang Rapat)

Meeting Room adalah sebuah tempat atau ruangan untuk melakukan rapat. Ruang pertemuan ini dapat menampung 30 orang. Fasilitasnya tak kalah denga meeting room di hotel. Full AC, dilengkapi meja dan kursi refresentatif, serta alat pengeras suara.

  1. Mushala

PPHH juga mengakomodir keperluan pengunjung, khususnya umat Islam untuk ibadah shalat.

  1. Pojok Bibit

Merupakan lokasi tempat menaruh bibit, diantaranya bibit buah durian, sirsak, cempedak, dan aneka tanaman lainnya. *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here