BANJARMASIN – Gerakan revolusi hijau di Provinsi Kalimantan Selatan yang di inisiasi oleh Bapak Gubernur Kalimantan Selatan yang akrab disapa Paman Birin sejak Tahun 2017 lalu selain berdampak pada perbaikan kualitas lingkungan juga bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan, hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Dr. Hanif Faisol Nurofiq saat menjadi pembicara utama dalam acara kuliah umum yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (6/11).

“Gerakan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan lingkungan saja, namun perningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan juga merupakan tujuan dari gerakan ini,” ucap Hanif

Selama 65 menit DR. Hanif Faisol Nurofiq,S.Hut,MP selaku Nara Sumber dalam Kuliah umum memaparkan materi penanganan lahan kritis dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui gerakan revolusi hijau.

Dinas Kehutanan pada tahun 2019 ini bekerjasama dengan FEB ULM mengkaji nilai ekonomi jenis tanaman pelaksanaan kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang bersumber dari dana APBN tahun 2019 serta mendesain bisnis untuk jenis tanaman unggulan RHL.

“Membangun ekonomi bisnis Rehabilitasi Hutan dan Lahan, menjadi faktor penting keberhasilan RHL dalam membangun hutan lestari yang berorientasikan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hanif untuk membangkitkan minat ekonom muda membangun ekonomi hutan.

Aspek kajian dalam rangka mendukung Perkembangan Gerakan Revolusi Hijau dan Rencana Pembangunan Forest City (Kota Berdimensi Hutan) di Kalimantan Selatan menjadi salah satu fokus kajian mendatang.

Acara yang berlangsung di Lecture Theater Building Lambung Mangkurat University Banjarmasin dibuka oleh Dr. H.M. Riza Firdaus, SE, MM Dekan Fakuktas Ekonomi dan Bisnis, juga hadir ketua & sekretaris jurusan ilmu ekonomi dan studi pembangunan DR. H.M. Yunani dan DR. Dewi Rahayu, DR. Ansyar Nur, dosen dan ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi khususnya jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dari berbagai angkatan.

Dalam sambutannya Dekan FEB ULM mengatakan, “kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan wawasan kembali akan pentingnya mencintai lingkungan dan acara ini merupakan momentum awal dalam rangka menumbuh kembangkan ‘budaya’ kita dalam mencintai lingkungan,” ujar beliau menekankan kepada seluruh mahasiswa yang berhadir.

Di akhir acara, Kepala Dinas Kehutanan juga menyerahkan bibit pohon secara simbolik kepada dosen dan mahasiswa. Beberapa bibit pohon nantinya akan diserahkan Dinas Kehutanan  kepada pihak fakultas. Hal tersebut juga merupakan sebagai bentuk upaya FEB ULM dalam mendukung gerakan revolusi hijau di Kaliamantan Selatan. (dende/dishut)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here