PARINGIN – Era digital adalah masa dimana semua manusia dapat saling berkomunikasi sedemikian dekat walaupun saling berjauhan. Situasi inilah yang menjadi sisi positif sebagian masyarakat yang bijak dalam menggunakan sosial media (Sosmed) untuk menyampaikan segala sesuatu yang bersifat darurat.

KPH Balangan, Senin (26/8) mendapatkan laporan dari warga tentang penemuan satwa dilindungi, kukang, melalui jejaring sosial “Facebook”. Seliana Cakka Nimita, warga Desa Kapul Kecamatan Halong melaporkan bahwa ia menemukan primata tersebut memasuki permukiman warga pada malam hari. Hewan ini bersembunyi di dapur rumah miliknya.

Setelah menginapkan kukang (nycticebus) selama satu malam di rumahnya, pada pagi harinya ia melaporkan penemuan satwa yang dilindungi tersebut kepada petugas melalui jejaring sosial Facebook KPH Balangan.

Tak menunggu waktu lama, kurang dari 30 menit setelah menerima laporan tersebut, tim yang terdiri dari Polhut dan TKPH langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

kukang (nycticebus)

Muhlan, Polisi Kehutanan mengatakan, meskipun kukang adalah salah satu primata yang menggemaskan, pemalu dan gerakannya cukup lambat, akan tetapi gigitan dari hewan tersebut berbisa.

Ia juga mengapresiasi warga Desa Kapul yang berusaha secepat mungkin melaporkan temuan primata tersebut kepada petugas. “Terima kasih kepada warga, semoga kesadaran dalam menjaga flora dan fauna seperti ini bisa menjadi contoh untuk masyarakat. Mengingat hutan bukan hanya tentang pohon saja, ” kata Muhlan.

Saat ini, lanjut dia, petugas sedang melakukan koordinasi dengan bidang BKSDA Kalsel terkait. temuan satwa dilindungi tersebut. (fanie/kphbalangan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here