TAHURA, GERBANG DAN TERAS HUTAN BANUA

1
104

Taman Hutan Raya (TAHURA)  Sultan Adam yang terletak di Desa Mandiangin, Kecamatan Karang Intan,  Kabupaten Banjar merupakan objek wisata yang komplit. Lokasinya yang tidak jauh dari pusat kota baik dari Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura disebut Kepala Dinas Kehutanan Prov Kalsel merupakan ‘Pintu Gerbang dan Terasnya’ hutan Kalimantan Selatan.

Dengan akses jalan yang sekarang ini sangat mulus, kita hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit mulai dari bundaran simpang empat Banjarbaru untuk menuju ke sana. Kita akan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat eksotik seperti, mulai nuansa alam pegunungan, air terjun, kolam renang, dan wisata sejarah Pesanggrahan Benteng Belanda yang kian hari kian memikat pengunjung. Kalau dipagi hari kita akan isuguhkan dengan suasana seperti ‘negeri diatas awan’ apabila kita berada di kawasan Tengger (320 Mdpl) dan puncak Repeater (435 Mdpl).

Untuk menikmati seluruh objek wisata Tahura Sultan Adam, para pengunjung hanya dibebankan biaya retribusi masuk sebesar sepuluh ribu rupiah untuk dewasa dan delapan ribu rupiah untuk anak-anak. Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Tahura kian tahun terus menerus mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada fakta bahwa tahun 2016 pendapatan berada di angka 258 juta, tahun 2017 meningkat drastis di angka 611 juta, dan pada tahun 2018 di angka 874 juta.

Peningkatan PAD ini dikarenakan Tahura terus menerus berbenah dengan menambah fasilitas kandang kelinci, habituasi rusa sambar, bekantan, beruang madu, binturung, landak, owa-owa dan kukang, serta permainan outbound. Satwa-satwa yang dihabituasi tersebut memiliki nama masing-masing yang diberikan langsung oleh Gubernur Kalsel bersamaan acara peringatan Hari Bakti Rimbawan dan Hari Hutan Internasional Tahun 2018 lalu di Plaza Tahura Mandiangin.

Wilayah Tahura SA yang cakupan wilayah nya hinggaTiwingan, Belangian, Sungai Luar, dst juga tidak tidak luput dari program Revolusi Hijau yang dicanangkan Gubernur Kalsel. Melalui skema rehab DAS IPPKH, Dinas Kehutanan menginisiasi penanaman serentak di Desa Sungai Luar Kec. Aranio Kab. Banjar yang dihadiri oleh Gubernur Kalsel, Bupati Banjar, serta Pejabat lainnya.

Rehab DAS tiap tahun terus menerus mengalami peningkatan, pada tahun 2016 seluas 1.255 hektare, tahun 2017 meningkat menjadi 5.595 hektare, dan pada tahun 2018 meningkat drastis dibanding dua tahun sebelumnya menjadi 10.384 hektare. Hal ini menunjukan dedikasi Dinas Kehutanan Prov Kalsel untuk secaara konsisten melestarikan 1,7 juta hektarre hutan yang ada di Kalimantan Selatan melalui Gerakan Revolusi Hijau.

1 KOMENTAR

  1. Menyenangkan sekali, hayoo ke Tahura, ajak keluarga dan teman2…nikmati anugerah ini, kekayaan alam yang sungguh eksotis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here